Latest Ads
AdsManager Ads Latest
Random Ads
AdsManager Ads Random
Popular Ads
AdsManager Ads Popular
Hot Info
Hot Info

Please register here and soon get your new expperience
Latest News
Popular
Archive
User14
Disperindag Jabar sedang membangun pusat pengembangan design rotan tahap I di Cirebon. Indonesia Rattan Design and Information Centre (IRDIC) akan menjadi pusat pengembangan design rotan nasional dan internasional. Ketua Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) Hatta Sinatra mengatakan IRDIC sekaligus akan memiliki fungsi sebagai pusat pengembangan design produk rotan nasional, pusat informasi industri rotan Indonesia dan pusat pelatihan industri rotan nasional dan internasional.
| Boy, Yakin Bisa Hidup Kecukupan dengan Bertinju |
|
|
|
| Written by Arief Budiman | |
| Tuesday, 13 January 2009 | |
PELIPIS kanan matanya masih nampak robek. Darah kering menghitam nampak menggaris cukup jelas di alis mata kanannya. Boy Tanto (23) nampak tidak mengindahkan luka robek dipelipis alis kanannya itu. Senyumnya sumringah tidak menampakan kesakitan. Sementara lebam di wajahnya pun masih nampak. Rupanya baru dua hari yang lalu wajahnya menjadi sasaran untuk dipukuli lawan tandingnya di ring tinju TVRI."Sudah biasa, saya ini kan petinju," katanya tersenyum saat bertemu dengan Walikota Cirebon Subardi, Senin siang kemarin. Boy Tanto adalah petinju asal Brebes yang bergabung dalam Sasana Beringin Sakti, sebuah tempat yang menjadi kawah candradimuka bagi petinju Cirebon untuk berprestasi di bidang olah raga adu jotos ini. Caps dari Boy adalah 15 kali bertanding dimana 12 menang diantaranya empat kali menang KO, sekali draw dan dua kali kalah. Terakhir Dia menang dalam Kejurnas Kelas Terbang Mini 47,6 kg Ring Tinju TVRI, malam minggu lalu. Satu kekalahannya saat melawat ke Thailand dan berhadapan dengan petinju negeri gajah tersebut. Namun sayang Boy kalah angka. Lalu siapa idolanya? "Oscar de Lahoya," jawabnya mantap. Bukan Chris Jhon atau Mike Tyson yang dipilihnya sebagai panutan dalam bertinju. Menurut Boy, Oscar memiliki gaya yang khas dalam bertinju. "Orangnya kalem, dan bertanding sebagai fighter juga boxer." Rekornya memang masih sedikit namun usianya yang masih muda masih panjang bagi Boy untuk terus berprestasi dalam olah raga tinju. "Saya akan hidup sebagai petinju profesional, hidup saya di tinju bukan bekerja ditempat lain," katanya. Saat berbicara, dia selalu menggerakan tangannya yang mengepal seakan sedang bersiap untuk bertinju. Mungkin memang sudah hidupnya. "Tapi kalau ditawari pekerjaan kantoran sebagai penyokong hidup tentunya saya tidak akan menolak." (BC-11) |
|
| Last Updated ( Tuesday, 13 January 2009 ) |
| < Prev | Next > |
|---|
User21
Promo 1
Rebonding / Smoothing Rp. 142.500
Rebonding /Smoothing WARNA Rp. 297.500
Paket Relaksasi diskon 20% dan diskon 15% pelayana lainnya
User22
Promo 2
Promo 2User24
Promo 3
promo 3User25
Promo 4
Promo 4Random Ads
- Jual Koleksi Perangko JADUL (Hobbies and Games / Collection) 2008-12-23
- House for Sale (Property / House for Rent) 2008-03-28
- New Car For Sale (Automotive / Cars) 2008-03-28
- New PS3 Joystick (Hobbies and Games / Playstation, Xbox, Wii) 2008-03-28
- DEGRA SIMBA ( / Kebutuhan Rumah Tangga) 2009-06-03
Kata Mutiara
"Hiduplah bersama Al-Quran, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, maupun merenungkannya. Sebab ini obat yang mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan." (Dr Aidh Al Qarni, La Tahzan) " Webmail
Main Menu
| Frontpage |
| About Us |
| Contact Us |
| Classified |
| News |
| FAQs |
| Search |
| Wrapper |
| RT-RW-NET |
AdsManager Menu
Statistics
OS: Linux cPHP: 5.2.17
MySQL: 5.1.52-cll
Time: 09:48
Caching: Disabled
GZIP: Disabled
Members: 46
News: 81
Web Links: 1
Visitors: 62073










PELIPIS kanan matanya masih nampak robek. Darah kering menghitam nampak menggaris cukup jelas di alis mata kanannya. Boy Tanto (23) nampak tidak mengindahkan luka robek dipelipis alis kanannya itu. Senyumnya sumringah tidak menampakan kesakitan. Sementara lebam di wajahnya pun masih nampak. Rupanya baru dua hari yang lalu wajahnya menjadi sasaran untuk dipukuli lawan tandingnya di ring tinju TVRI.












